[FanFic] BLACK EYES Part 3-MIND

Main cast:

Taemin

Minho

Other:

JJong (jonghyun)

Scarlett (OC)

dll karna mungkin banyak yang akan masuk dan keluar sbg cast

Length: series

Declaimer: terinspirasi oleh komik berjudul black eyes tp plot dan alur nya milik saya

################################################

DON’T BE A SILENT READER, AFTER READ COMMENT PLEASE

I HATE PLAGIATOR THE MOST

################################################

Senyum yang di perlihatkannya tak kan mampu kau tolak. Bukalah matamu dan kau takkan pernah tahu apa yang kau lihat adalah sebuah kenyataan atau bukan. Dan ketika kau menutupnya kembali kemungkinan besar kau takkan mampu membukanya lagi.

###

Lelaki itu mulai menegak Vodca di tangannya, hingar bingar music di sekeliling tak dihiraukannya. Sesekali tersenyum ketika para wanita mencoba menggodanya dan mengajaknya berdansa, tapi dia tak bergemi. Matanya terpejam mulai memilah pikiran orang-orang disekelilingnya mencari target. Sesaat kemudian seutas senyum tipis terukir di wajahnya, target spotted.

Seorang lelaki bertopi fedora  di tengah lantai dansa mulai berjalan menjauhi kerumunan, berjalan menuju meja bartender, pandangan nya kosong.

“Something to drink sir?”

“I love something like Vodka and Martini very dry with olive, a lot of olive”

“Ok sir wait a second”

Tak menunggu lama bartender itu menyerahkan segelas Vodka dan Martini kehadapannya. Tangan lelaki itu bermain sebentar di atas gelas kemudian menegaknya beringas sampai menyisakan setengah gelas. Tiba-tiba lelaki itu memecahkan gelas, dengan gerakan singkat menusukkan pecahan gelas ke dadanya  sendiri, menggerang sebentar kemudian jatuh  tersungkur menutup mata.

Saat suasana kacau, lelaki lain perlahan meninggalkan bar dengan smirk khasnya.

“Vodca and Martini, good combination before die right?”

###

Taemin berjalan santai memasuki sebuah gudang tua, minho mengiringinya di belakang.

“Watch out minho”

Tawa merendahkan terdengar,”Don’t be so serious Taemin, just don’t hurt yourself and I’ll be okay”

“Huh!”

Tak berapa lama kemudian teriakan kesakitan mulai terdengar dari dalam gudang tua itu. Tanpa mereka sadari seseorang dari persembunyiannya merasa tak senang.

“Aish, who’s that? Extra?” ucapnya terlihat bosan sambil sesekali menyesap red wine di tanganya.

“Ok, let’s start the game”

Taemin memasuki sebuah pintu sedangkan minho masih asik bermain dengan tubuh-tubuh yang banyak tergeletak di sepanjang koridor.

“Hello” sapa Taemin

“who…….who are you?” Tanya lelaki tambun di dalam terlihat panic dengan pistol terulur

“Must I introduce myself?” ucap taemin santai

“Then, how about me?”

Taemin terlihat kaget, mengalihkan pandangan ke arah jendela. Seorang laki-laki terlihat bersandar pada tirai.

“Who are you?” Tanya Taemin seolah melupakan targetnya yang dari tadi telah mengacungkkan pistolnya.

“Must I introduce myself?” Tanya laki-laki itu menirukan Taemin

“you……you two, who?” laki-laki tambun pemilik ruangan itu bersuara.

“Ladies first? ” lelaki di dekat jendela mempersilahkan taemin, seakan mengejek

“Planning to die now, huh?”

“Hahahahahaha, why must I? Hahahaha What a dangerous pretty boy!”

“Are you really wanna die?” ancam taemin, walau dia tak yakin lelaki tampan dihadapannya i akan mampu di bunuhnya karena sejak awal Taemin sudah menyerangnya, mencoba menembus pertahanan di mata lelaki itu namun tak ada tanda-tanda lelaki dihadapannya bergemi sedikit pun.’Apa sebenarnya lelaki itu’  pikir Taemin

“Ok, I’ll start with myself, my name is JJong, and you girl?”

“Stop calling me like that”

Jjong menunjukkan smirk khasnya. Dia tahu lelaki cantik di hadapannya bukan orang sembarangan, sudah sejak tadi jjong mencoba masuk dan mengendalikan pikiran lelaki itu tapi tak bisa, dia tak bisa melihat apapun hanya kegelapan. ‘Mungkinkah?’ pikirnya, ‘BLACK EYES?’

“Dangerous!!!!! lets talk later” ucap jjong sambil  berjalan mendekat, menatap lelaki di tambun yang sejak tadi gemetaran sambil mengacungkan pistol.

“WAIT WHAT ARE YOU DOING?” teriak lelaki itu panic ketika tangan nya yang memegang pistol perlahan mendekati pelipisnya sendiri

“Goodbye” ucap jjong ringan

DOR……..

Suara letusan pistol terdengar, disusul dengan bunyi badan menghantam lantai keras.

Mata Taemin terbelalak kaget, bagaimana bisa lelaki itu membunuh tanpa menyentuh? Walau yang dilakukan Taemin pun sama tapi lelaki ini berbeda dia tidak membunuh dengan ilusi sama seperti Taemin tapi dengan apa?

“YOU!!!!! Cross my path!!!!!! He is my target”

“No, this is my path…..Ow, your pet coming…….uhm Taemin if I’m not wrong”

Minho menerobos masuk merusak pintu memastikan Taemin baik-baik saja.

“Hmmm, animality, it would be good if he is mine Taemin”

“Hem, they chose not chosen“

“Really? Come here minho!”

Tanpa ragu-ragu lelaki jangkung itu berjalan mendekati jjong. Smirk kembali menghiasi wajah jjong kemudian memandang merendahkan ke arah Taemin.

“And let me know what exactly you are?” nada suara taemin terdengar menahan emosi

“Did you never meet someone like me before?”

“………….”

“Controller, I can control your mind without you realize it, sound cool right?” ucap nya santai sambil memainkan tangannya di kepala minho

“And you, a black eyes right? Illusion murder, if I’m not wrong”

“How can you……”

“Know about that?”

“Hem”

“Of course coz I meet 2 person like you before;Hero and Casey”

“And did you know they also have pretty face like you. And now I’m just  wondering, do black eyes always has pretty face like what a girl has?” lanjut jjong

“Cih”

“Why?”

“Who is your commander?”

“His rival, another one like him” ucap jjong sambil menunjuk mayat lelaki tambun yang berlumuran darah tak jauh dari tempatnya berdiri.

“Who are you?” tiba-tiba sebuah suara lain terdengar, Minho

“Hei” JJong berjongkok menjajarkan dirinya dengan Minho, mengulurkan tangannya.

###

Taemin pov

“Cih”

Taemin terus saja meruntuki nasipnya sendiri, ‘Bukankah sudah cukup tinggal dengan makhluk bodoh bernama Minho itu? Kenapa sekarang aku harus membawa pulang makhluk bodoh lainnya?’

‘Kenapa juga minho menyukainya?Cih……Dasar!!!!’

‘ARRRGGGGHH’

Aku hanya bisa mengacak rambutku kesal. Sedangkan dua makhluk bodoh itu asik bermain di belakangku ‘Aish’

“YA, berhenti mencoba masuk kedalam pikiran ku, BODOH” teriak ku kesal

Sedangkan dia, JJong hanya meringis tanpa merasa bersalah sedikit pun dan terus berjalan mengikuti ku menuju flat.

“Just curious, why I can’t entered your mind? Oh every black eyes mind I mean”

“Stop makes me as your experiment”

“IHHH” cibirku kesal

“Blood” minho mendesis, kemudian berlari mendobrak pintu flat ku sedangkan aku  dan JJong mengikutinya dari belakang, ‘Ada yang masuk tanpa izin rupanya’

“Scarlett??”

“Can you help me Taemin?”

###

Kau takkan bisa bersembunyi, cara kerjanya takkan bisa kau hindari. Tutup pikiran mu bila kau mampu, karna dia akan tetap menerobos masuk tanpa kau sadari. Dan dia pun akan menguasai segalanya baik pikiranmu maupun tubuhmu, membuat mu tak mampu menolak.

Bahkan yang lebih berbahaya adalah pesona yang dimilikinya membuatmu terbuai sampai kau rela kehilangan segalanya. Dirimu, bahkan nyawamu.

###

TBC

Advertisements

4 Responses

  1. bguss, tp q rada gag ngrtii am crta’ny..
    ehee..
    ehh, kq minho jdi mkhluk bodoh siie..?!
    gag trimaa..!!

  2. Dr awl bc ff in hrs pnuh konsentrasi niih..kl ga, ga bkal ngerti

  3. uwa…keren..suka bgd cerita beginian.
    Tp msh g ngerti,jjong makhluk apaan lg tu?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: