[FanFic] BLACK EYES Part 1- ANIMALITY

Main cast:

temukan sendiri dalam FF, cast bisa berkurang atau bertambah sesuai alur

Length: series

Declaimer: terinspirasi oleh komik berjudul black eyes tp plot dan alur nya milik saya

################################################

DON”T BE A SILENT READER, AFTER READ COMMENT PLEASE

I HATE PLAGIATOR THE MOST

################################################

Bagi orang biasa seperti kalian mungkin kalian tak akan tahu akan keberadaan kami. Mereka menyebut kami anak iblis, kenapa? Mungkin bila kalian melihat kami, kalian akan tau kenapa mereka memanggil kami anak iblis.

###

Seorang laki-laki berambut hitam sebahu melangkah keluar, angin dingin membelai tengkuk nya membuatnya merinding. Tapi dia tak mengurungkan niat nya tetap berjalan mantap membuka pintu gudang yang terletak persis di bawah flat nya.

“Masuklah”

Yang diajak bicara menguap lebar kemudian mengucek matanya malas.

“What?”

“Sekarang mungkin sudah mendekati 0ͦ C, aku tak mau kau mati karena membeku”

“Tenang saja aku tak kedinginan, aku cukup hangat” yang diajak bicara menjulurkan lidahnya.

“Apa kau normal? Kau hanya memakai kaus dan mantel tipis dan kau tak merasakan kedinginan?”

“Lupakan saja aku hangat kok”

Laki-laki itu menggelengkan kepalanya, bingung.

“HERCULES, CHIKO” terdengar seorang wanita meneriakkan dua nama.

“Guk…Guk….Guk….Guk”

Kemudian dua ekor anjing menyalak keluar dari balik mantel laki-laki hidapannya, berlari keluar  melewatinya.

“Ah Hercules, Chiko aku mencarimu kemana-mana, ayo pulang” ajak wanita tadi kepada 2 ekor anjing berjenis golden retriever.

“Kau bisa dilaporkan polisi tau?” laki-laki itu bicara pada laki-laki di depannya.

“Kenapa? Aku hanya memeluk mereka, mereka hangat. I’m a dog lovers”

“”Ya, karena kau juga seekor Anjing, Anjing yang besar. Ayo masuk puppy, kau bisa ,membeku disini”

Yang diajak bicara berjalan mengikuti memasuki flat kecil milik lelaki berambut hitam. Duak.

“Ya, hati-hati kau bisa merusak pintu kamar ku”

Lelaki dengan tinggi lebih dari 2m itu meringis mengusap kepala nya singkat. Sedangkan besi pintu yang terkena kepala nya terlihat sedikit bengkok.

“Sudah berapa kali ku katakana padamu? Flat ini terbuka untuk mu, jadi masuklah dan tidurlah didalam Minho”

“Aku lebih suka tidur di gudang” jawab laki-laki yang di panggil Minho sambil menempatkan posisi tidur terbaik dilantai kamar flat kecil itu.

“Ya, jangan tidur disitu, tidurlah ditempat tidur” hardik laki-laki pemilik flat

“Kau menghalangi jalan tau”

“Diamlah Taemin, disini nyaman, aku hanya akan  tidur ditempat tidur bila kau mau tidur bersama ku”

“Tidurlah sesukamu” jawab lelaki bernama Taemin itu keki

“Kyahahahahahahaha………kenapa kau tak mau tidur bersamaku? Padahal kau hangat seperti ibuku”

“Diamlah, atau kau ingin aku membuatmu diam selamanya”

“……….” Minho mengkeret, diam menutup matanya

Sedangkan Taemin mendengus kesal berjalan kearah dapur.

###

Taemin Pov

“Ya, jangan tidur disitu, tidurlah ditempat tidur” teriakku pada Minho

“Kau menghalangi jalan tau”

“Diamlah Taemin, disini nyaman, aku hanya akan  tidur ditempat tidur bila kau mau tidur bersama ku”

“Tidurlah sesukamu” jawab ku kesal

“Kyahahahahahahaha………kenapa kau tak mau tidur bersamaku? Padahal kau hangat seperti ibuku” ucapnya lagi

“Diamlah, atau kau ingin aku membuatmu diam selamanya” ancamku, dan berhasil dia diam.

Mood ku jadi rusak deh, kenapa tadi tak ku biarkan saja cowok jangkung ini mati membeku diluar. Dia mengaitkanku lagi dengan ibunya. Hanya karena aku punya rambut hitam, aish.

Kalau kau tanya kenapa aku marah? Tentu aja aku marah, bagaimana bila kau disamakan dengan ibu mahkluk yang sekarang tidur di depan pintu kamar tidurku. Yah hanya disamakan dengan ibunya sih, tapi bagaimana kalau ibu yang sering dibicarakannya adalah seekor anjing, ya anjing atau serigala mungkin. Ah aku tak tau. Yang jelas ibu yang dia maksud bukanlah seorang manusia. Bagaimana mungkin? Aku tak tau. Hanya itu yang di katakannya padaku saat pertama kali kita bertemu.

Flashback

Ku tatap tubuh tak bernyawa didepan ku, lebih baik ku cepat pergi sebelum ada yang melihatku.

“Hei” belum sempat aku pergi, aku mendengar seseorang memanggilku.

Kuangkat wajahku, ku lihat seorang laki-laki berbadan tegap hanya dibungkus kaus tipis memamerkan abs diperutnya yang tercetak rapi berdiri diatas gedung.

“You have such a beautiful hair, little boy”

Aku menatapnya bingung. Kemudian dia turun melompat dari ketinggian gedung tua itu. Baru kusadari sekarang tubuhnya sangat tinggi mungkin melebihi 2m. Apa dia melihatnya? Aku harus melakukan pekerjaan tambahan bila dia melihatku.

“Your black hair, beautiful” tambahnya

“Who are you? Did u see it?”

“Of course, you have a great talent boy, make me envious ”

“Shit, I must do an extra then”

“Hahahaha, do it!”

Ku berjalan maju mendekatinya, namun  tiba-tiba dia hilang.

“Wow, very smooth” tanpa ku sadari dia telah berada di sampingku membelai rambut hitam ku, aku berjengit kaget.

“What do you want?”

“You have a bad temper boy . You wanna kill me huh?” dia balik bertanya

“Hu?”

“Pretty boy have a beautiful hair, have a bad temper, but not a bad decision to make friend with I think, wanna be my friend boy? ”

Tanpa kusadari lagi dia sudah berada di belakangku memelukku dari belakang memainkan rambutku.

“Ya! Get out of your hand from my hair”

“Hmmm, little boy explode, scary boy”

“What do you want huh?” ulang ku bertanya

“I wanna be with you, you wanna?”

”Don’t you think  I’m a dangerous friend?” Tanya ku memeriksa, laki-laki ini sangat menarik pikirku.

“No, I think no”

“What can make you so sure about me? You don’t know me”

“Instinct”

“Huh?”

“What did I say before, your hair looks like my mother hair, my mom very affection so I think you will kind to me too like my mom did”

“Hah! Stupid reason”

Tiba-tiba dia sudah berdiri di depanku, bukan berdiri mungkin tapi berjongkok bertumpu pada kedua kakinya. Siapa dia sebenarnya? Gerakannya cepat, apakah dia benar-benar manusia?

“Wanna make friend?” Tanya nya lagi tak menyerah, “Perhaps I’ll useful for you ”

“Who are you?”

Dia tersenyum senang sebelum menjawab,”Minho, you?”

“Taemin”

“Can I ask a question?”

Minho memiringkan wajahnya, kenapa aku merasa sifatnya seperti uhm…Anjing?

“Did I really looks like your mom?”

Minho mengangguk, “She has black hair like you, her body covered by black hair”

“Ha? Body?”

“No need to surprise Taemin, she is a dog or wolf maybe, I don’t know exactly cause she can’t talk and explain to me what exactly she is” ucapnya polos, aku melongo

End of flashback

Aku merasa di bohongi. Huh! Tapi dia cukup berguna untukku, membantu melakukan pekerjaanku, sehingga tak perlu bersusah payah sekarang. Apalagi tak ada guna nya mengusirnya, karena dia pasti akan kembali lagi, aish.

“Mom, don’t bite me” Minho mengigau dalam tidurnya

Anjing bisa bermimpi juga rupanya.

Ku berjalan membawa segelas espresso menuju jendela. Memandang orang-orang lalu lalang di malam kota New York . Kurasakan handphone ku bergetar, kuambil message.

New mission, target spotted

Get ready, we meet tomorrow

Jinki

Ku pasang senyum di wajah ku, kemudian berjalan menuju tempat tidur. Saat nya tidur.

“Jangan mengigau lagi, kita punya pekerjaan besok Anjing”

“Oh yeah, I’m waiting for this, warm up my blood in the winter season”

###

BE A GOOD READER

Advertisements

13 Responses

  1. Sedikit membingungkan (mungkin karna msh bersambung). Tp bagus! Satu pertanyaan buat Author. Minho werewolf y?

  2. kaya misi-misian gini q ska! jjr kurang ngeh awalny… tp skrg uda agak ngarti. btw apa “mission” dr jinki? jgn lma” lnjutanny!

  3. lha? MinHo anjing?
    Taemin mata-mata? (soal’y ad misi-misi) *reader nyebelin

    bersambung~ lanjut KA unnie ^^

    Like it ^^b

  4. agag sbar ya cingu nunggunya, ni dosen q lg byk tgs pusing jd agak lama

    mianhae
    DEEP BOW

  5. minhox kq agk serem gt y?? hehehe

  6. Aq kok masih bingung ya??
    *yang penting komen

  7. masih bingung c ceritanya. musti baca part 2 dulu.
    seru nih cerita beginian

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: